Museum Sidik Jari

  • 03 April 2020
  • Oleh: Denpasar Kota
  • Dibaca: 606 Pengunjung

Bagi anda yang belum pernah mendengar kata museum sidik jari, mungkin terlintas dibenak anda akan identifikasi valid seseorang yang digunakan pihak berwajib dalam proses investigasi, namun tidak demikian adanya, museum ini juga tidak mengkoleksi historis dari sidik jari orang terkenal. Tapi apa sebenarnya yang menjadi kebanggan tempat ini, sehingga juga menjadi salah satu objek wisata di Bali yang pantas anda kunjungi saat perjalanan city tour wilayah kota Denpasar.

Museum sidik jari terletak di pusat kota Denpasar - Bali, sejatinya adalah museum tempat menyimpan lukisan hasil karya I Gusti Ngurah Gede Pemecutan, tidak hanya karya seni dari hasil torehan kuas di atas kanvas tetapi juga menggunakan ujung-ujung jari, sehingga menghasilkan karya seni yang unik dan menarik. Beliau menjadi maestro pertama dan mungkin satu-satunya  yang mengembangkan tekhnik melukis dengan jari telunjuk.

Di mata penikmati seni, ini tentunya adalah hasil karya berbeda, memiliki nilai tersendiri dan tentunya sulit ditemukan dari seniman lainnya yang lebih umum menggunakan sarana kuas. Jika anda tertarik berkunjung ke sini anda bisa ikut paket wisata tour di Bali bersama kami, atau bisa juga sewa mobil di Bali, mengunjungi rute sesuai keinginan.

Latar belakang berdirinya Museum Sidik Jari


Bermula dari kegemaran I Gusti Ngurah Gede Pemecutan dalam melukis, dan inipun bermula dari sebuah kegagalan yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi setiap orang. Pada tanggal 9 April 1967 berinspirasi untuk mengerjaan lukisan bertema Tari Baris, entah bagaimana lukisan tersebut tak kunjung bisa diselesaikan sehingga membuat beliau kesal, karena kekesalannya beliaupun berusaha merusak lukisannya dengan menempelkan jari jemari yang penuh warna cat ke permukaan kanvas. Lukisan tersebutpun ditinggalkan begitu saja, namun setelah direnunginya muncul ide untuk membuat lukisan dengan jari telunjuk.

Dan pada akhirnya lukisan-lukisan yang dihasilkan tersebut dengan ujung jari, terkoleksi rapi di Museum Sidik Jari, jika anda penikmat seni atau sedang wisata di Bali bersama anak-anak, agendakan kunjungan tour anda ke museum ini, kenalkan kepada mereka tentang keragaman budaya seni bumi nusantara ini. Karena pulau Dewata ini tidak hanya memiliki pemandangan alam indah yang dijadikan sebagai objek wisata namun juga hasil karya seninya layak anda ketahui. 

Koleksi Museum Sidik Jari


Setidaknya I Gusti Ngurah Gede Pemecutan sudah menghasilkan 666 lukisan, hasil karyanya diakui dunia. Tekhnik melukisnya masuk dalam aliran pointilisme yang menggunakan sapuan kuas ataupun bintik-bintik kecil untuk menciptakan sebuah gambar pada sebuah kanvas diterapkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan perpaduan warna  menarik dan menciptakan kesan indah dan halus. Namun uniknya yang dihasilkan oleh I Gusti Ngurah Gede Pemecutan menggunakan ujung jari dan membutuhkan ketelitian dan ketelatenan tinggi, tidak menggunakan kuas seperti pelukis lainnya.

Salah satu hasil karya terbaiknya adalah lukisan yang menggambarkan peristiwa heroik perang Puputan Badung. Digambarkan bagaimana terjadinya perang puputan (habis-habisan) melawan pasukan kolonial Belanda. Pada saat itu seluruh pasukan Kerajaan Pemecutan gugur, yang tersisa adalah 2 orang bayi keluarga kerajaan, dan salah satunya adalah ayah sang pelukis yaitu Anak Agung Gede Lanang Pemecutan. Proses pengerjaan lukisan itupun memakan waktu sampai 18 bulan dan menceritakan kehidupan sang ayah.

Memasuki museum, pengunjung juga bisa menyaksikan lukisan sebelum fase tehnik sidik jari ditemukan. Selain sebagai pelukis I Gusti Ngurah Gede Pemecutan juga sebagai penyair, beliau banyak menghasilkan karya puisi dengan kata-kata sederhana bermakna sangat dalam, sebagaian dari hasil puisi tersebut dibuat diatas batu sebagai sebuah prasasti dan dipajang diantara lukisannya.

Objek wisata di kota Denpasar


Museum Sidik Jari sebagai wahanan pendidikan, beliau memiliki perhatian besar kepada generasi muda sekarang. Disini juga mengadakan kelas melukis, seni tari, tabuh, bahasa dan berbagai seni lainnya. Jika anda melakukan perjalanan tour ke kota Denpasar, anda bisa singgah ke museum ini yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk no 175, Denpasar.

Selain tour anda bisa menggunakan jasa sewa mobil di Bali dan mengunjungi objek wisata lainnya di Kota Denpasar seperti Monument Bajra Sandhi, Museum Bali, taman budaya Art Center, Museum Bali , pasar seni Kumbasari dan pantai pasir putih Sanur.

Bukan hanya tour dan sewa mobil, Bali Tours Club menyediakan secara lengkap sejumlah aktifitas rekreasi seperti wisata kapal selam Odyssey Submarine , rafting, watersport  di Tanjung Benoa, juga sampai tiket fast boat atau kapal cepat ke Nusa Lembongan dan Gili Trawangan Lombok


  • 03 April 2020
  • Oleh: Denpasar Kota
  • Dibaca: 606 Pengunjung

Datang & Kunjungi Terkait Lainnya