Mengintip Konsep Ogoh-ogoh 'Tedung Agung' Banjar Tainsiat Denpasar Karya Kedux Garage, Ini Bentuknya

  • 06 Januari 2020
  • Oleh: Berita Bali
  • Dibaca: 1428 Pengunjung

Awal tahun baru masehi selalu menjadi penanda anak-anak muda Bali bakal sibuk di banjar mereka masing-masing.Ya, mereka mulai menggarap ogoh-ogoh untuk diarak saat malam pengerupukan atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi yang biasanya jatuh pada bulan Maret.Kali ini, Hari Raya Nyepi  Tahun Baru Caka 1942 akan jatuh pada 25 Maret 2020.

Sejumlah sekaa teruna bahkan telah merancang ogoh-ogoh mereka sejak akhir tahun 2019.Tak kecuali seniman ogoh-ogoh asal Banjar Tainsiat Denpasar, Komang Gde Sentana Putra, yang akrab disapa Kedux Garage.

Kedux yang dikenal dengan karya ogoh-ogohnya yang fenomenal itu akan mengangkat konsep Tedung Agung dalam karyanya yang terbaru.Hal itu terungkap dalam video yang diunggah akun Youtube “Kedux Garage Bali” yang diunggah pada 21 Desember 2019.Dalam video berjudul Kenapa Tedung Agung??? tersebut, Kedux menjelaskan inspirasinya datang saat merasakan cuaca yang kontras.

Beberapa bulan terakhir, suhu udara di Bali memang sempat panas menyengat.Saat mengikuti kompetisi otomotif di Jepang awal Desember 2019 lalu, ternyata Kedux merasakan udara di sana sangat dingin – berbeda dengan cuaca di Bali.

Di sanalah kemudian ia terbersit tentang payung yang dalam bahasa Balinya disebut tedung atau pajeng, yang bisa digunakan baik saat cuaca panas atau ketika hujan turun.“Pajeng (tedung) itu biasa digunakan untuk kedua cuaca, sehingga kepikiran dengan pajeng klasik yang ada di Bali,” kata Kedux dalam video tersebut.

Kedux menjelaskan, tedung klasik Bali akan dia tuangkan ke dalam wujud ogoh-ogoh. Menurutnya, banyak hal yang bisa dikembangkan dari ornamen-ornamen tedung. Termasuk hiasan dan ukiran-ukirannya yang bakal diadaptasi ke dalam wujud ogoh-ogoh.“Konsep ogoh-ogoh tetap robotic. Sekarang masih mencari dan memperbaiki kekurangan yang kemarin,” imbuh Kedux.

Sebagaimana diketahui, selain sebagai seniman ogoh-ogoh, Kedux juga dikenal sebagai seorang builder.Kedux (NK13) bersama Ajus (AMS) yang tergabung dengan Team Indonesia Attack sebelumnya sempat mewakili Tim Denpasar dalam ajang Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang. Yokohama Hot Rod Custom Show adalah pameran mobil dan motor kustom indoor terbesar di Jepang yang menampilkan Builder dari seluruh dunia.

Sementara untuk ogoh-ogoh, karya Kedux di Banjar Tainsiat juga selalu dinanti-nanti oleh masyarakat Bali karena konsep dan cerita yang ditawarkan selalu segar.Sebut saja beberapa di antaranya ogoh-ogoh Bademas (2016), Sampian Mas (2017), Sang Hyang Aji Ratu Sumedang (2018), dan Kumbakarna (2019).

Tak heran, Banjar Tainsiat pun selalu diserbu oleh masyarakat yang penasaran dan ingin menyaksikan langsung ogoh-ogoh karya Kedux. Apakah Anda penasaran dengan garapan Kedux tahun ini? Mari kita tunggu!


  • 06 Januari 2020
  • Oleh: Berita Bali
  • Dibaca: 1428 Pengunjung

Seni Budaya Terkait Lainnya