Menu

Filosofi Tari Sekar Jempiring Sebagai Maskot Kota Denpasar

  • Jumat, 27 November 2020
  • 10070x Dilihat

Beritabali.com, DENPASAR. Mendengar kata Bunga Jempiring, pasti yang terlintas di benak masyarakat adalah tanaman yang dijadikan maskot Kota Denpasar.

Bunga jempiring atau yang biasa dikenal dengan bunga kaca piring dipilih menjadi maskot Kota Denpasar sejak tanggal 27 Februari 2002.

Bunga jempiring tersusun atas mahkota bunga berwarna putih yang tertumpuk indah dengan daunnya yang hijau pekat ditambah aromanya yang harum.

Warna putih melambangkan kesucian dan kejernihan pikiran. Aromanya yang harum sebagai lambang kewibawaan. Daunnya yang berwarna hijau pekat sebagai lambang ketentraman hati.

Selain keistimewaannya tersebut yang menjadikan Bunga Jempiring sebagai maskot Kota Denpasar, Bunga Jempiring juga menjadi sumber inspirasi jadi lahirnya Tari Sekar Jempiring.

Bintang Puspayoga merupakan sosok dibalik terciptanya Tari Sekar Jempiring. Tarian tersebut digunakan dalam penyambutan tamu di setiap acara resmi Pemerintah Kota Denpasar.

Didampingi penata tabuh, I Ketut Suandita, S. Sn dan penata tari, Ida Wayan Arya Satyani, S. Sn. Ide karya seni dari mantan Ketua PKK Kota Denpasar tersebut menjadi kenangan bagi masyarakat Kota Denpasar di akhir masa tugas beliau pada akhir tahun 2004.

Penggarap Tari Sekar Jempiring menginterpretasikan tarian dari pola-pola gerak tradisi yang dikembangkan menjadi suatu bentuk formasi gerakan yang indah dan terkombinasi oleh musik gambelan Gong Kebyar kekinian yang sesuai kelemah-lembutan Bunga Jempiring.

Dengan nuansa tarian yang dominan menggunakan warna putih melambangkan kedamaian serta harum semerbak yang mengiringi sekitar Kota Denpasar.

 

Penulis : Putu Arina Hermarani
Editor   : I Komang Robby Patria