Menu

Harmoni Teknologi dan Aksi Nyata Hijau Lewat Gerakan Pilah Sampah di DTIK Festival 2026

  • Sabtu, 28 Februari 2026
  • 194x Dilihat

Ada yang berbeda dan lebih bermakna dalam gelaran DTIK Fest 2026 tahun ini. Mengusung tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”, festival yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-238 Kota Denpasar ini tidak hanya menampilkan inovasi dan kreativitas digital, tetapi juga aksi nyata peduli lingkungan melalui gerakan pemilahan sampah terpadu di area festival.

Kolaborasi apik terjalin bersama komunitas lingkungan Eling Ring Pertiwi, relawan muda dari Forkom OSIS Kota Denpasar, serta Gerakan Pramuka Kota Denpasar. Ketiganya bersinergo menjadi garde terdepan dalam mengedukasi dan mendampingi  pengunjung untuk melakukan pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu pada stasion – stasion yang telah disediakan di kawasan Gedung Dharma Negara Alaya, Taman Kota serta Parkir Utara Taman Kota. 

Ketua panitia DTIK Fest 2026 sekaligus Kadis Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma Wahyudi, S.Sos menjelaskan bahwa konsep ini bukan sekadar pelengkap acara, melainkan bagian dari transformasi budaya event di Kota Denpasar. “Kami ingin menunjukkan bahwa festival teknologi tidak harus identik dengan limbah yang menumpuk. Justru melalui teknologi, kita bisa mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Langkah ini menjadi simbol nyata bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis. Di tengah semarak pameran digital, lomba inovasi, hingga pertunjukan kreatif, para relawan aktif mengajak pengunjung untuk tidak hanya menikmati acara, tetapi juga berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan melalui pemilahan sampah. Tak sekadar menyediakan tempat sampah terpilah, tim kolaborasi juga menghadirkan edukasi singkat dan kampanye interaktif tentang pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen Denpasar sebagai kota kreatif yang adaptif terhadap teknologi sekaligus peduli terhadap kelestarian bumi.

DTIK Fest 2026 pun membuktikan bahwa harmonisasi teknologi dan lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata.

Dari Denpasar untuk masa depan yang lebih hijau.