Suasana berbeda terasa dalam rangkaian DTIK Fest 2026 saat puluhan anak-anak bersama keluarga duduk berdampingan menikmati pemutaran film pendek edukatif yang digelar k bersama Minikino. Bukan sekadar tontonan, rangkaian film ini membawa pesan kuat tentang pentingnya menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan melalui cara yang ringan, menyentuh, dan mudah dipahami.
Melalui alur cerita sederhana namun kuat, film-film tersebut mengajarkan pentingnya saling menghargai, berani berbicara ketika mengalami kekerasan, serta membangun lingkungan yang aman dan suportif sejak usia dini. Pesan moral disampaikan dengan bahasa visual yang mudah dipahami anak-anak, namun tetap relevan bagi orang tua. Anak-anak diajak memahami batasan diri, mengenali perilaku tidak pantas, serta berani melapor kepada orang dewasa terpercaya. Sementara itu, para orang tua mendapatkan refleksi tentang peran penting keluarga sebagai ruang aman pertama bagi anak.
Pemutaran film ini menjadi bukti bahwa media kreatif seperti film mampu menjadi sarana edukasi yang efektif, di tengah kemeriahan festival teknologi dan kreativitas, pesan kemanusiaan tetap digaungkan. Lewat layar sederhana menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari cerita dan dari keluarga. Karena menghentikan kekerasan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan gerakan bersama untuk masa depan yang lebih aman dan setara.
DTIK Fest 2026 pun menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendorong kemajuan teknologi, tetapi juga membangun generasi yang cerdas secara digital dan berkarakter kuat. Karena dari sebuah film pendek, bisa lahir perubahan panjang bagi masa depan anak-anak Indonesia.